pEnAnTian YaNg pAnJanG…

June 2, 2007

Dampak Positif Dan Negatif Akibat Perkembangan Teknologi Internet

Filed under: Uncategorized

Dampak Positif dan Negatif Akibat

Perkembangan Teknologi Internet

Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Jaringan ini meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon ( baik kabel maupun gelombang elektromagnetik). Jaringan jutaan komputer ini memungkinkan berbagai aplikasi dilaksanakan antar komputer dalam jaringan internet dengan dukungan software dan hardware yang dibutuhkan. Untuk bergabung dalam jaringan ini, satu pihak ( dalam hal ini provider ) harus memiliki program aplikasi serta bank data yang menyediakan informasi dan data yang dapat di akses oleh pihak lain yang tergabung dalam internet. Pihak yang telah tergabung dalam jaringan ini akan memiliki alamat tersendiri ( bagaikan nomor telepon ) yang dapat dihubungi melalui jaringan internet. Provider inilah yang menjadi server bagi pihak-pihak yang memiliki personal komputer ( PC ) untuk menjadi pelanggan ataupun untuk mengakses internet.

Sejalan dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi internet juga semakin maju. ‘Internet’ adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga dapat berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri. Pada tahun 1999, jumlah komputer yang telah dihubungkan dengan internet di seluruh dunia mencapai lebih dari 40 juta dan jumlah ini terus bertambah setiap hari. Saat ini jumlah situs web mencapai jutaan, bahkan mungkin trilyunan, isinya memuat bermacam-macam topik. Tentu saja, situs-situs itu menjadi sumber informasi baik yang positif ataupun negatif. Informasi dikatakan positif apabila bermanfaat untuk penelitiaan. Di bawah ini akan dijelaskan dampak-dampak positif maupun negatif dari penggunaan internet.

Dampak Positif:

  1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.

  2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.

  3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.

  4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.

  5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain

  6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.

Dampak Negatif

  1. Pornografi
    Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.
    Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.

  2. Violence and Gore

    Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.

3. Penipuan

Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.

4. Carding

Karena sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.

5. Perjudian

Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.

  1. Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).

  2. Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi.

  3. Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).

  4. Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut.

May 22, 2007

Radio Satelit

Filed under: Uncategorized

Radio satelit

Sebuah radio satelit atau radio langganan adalah sebuah radio digital yang menerima sinyal yang disiarkan oleh satelit komunikasi, yang mencakup wilayah geografis yang lebih luas dari sinyal radio biasa.

Radio satelit berfungsi di tempat di mana ada garis pandang antara antena dengan satelit, dengan syarat tak ada rintangan besar, seperti terowongan atau gedung. Pendengar radio ini dapat mengikuti saluran tunggal tanpa melihat lokasi jangkauan.

Karena teknologi ini membutuhkan akses ke satelit komersial untuk penyebaran sinyal, jasa radio satelit adalah sebuah bisnis komersial, yang menawarkan sebuah paket saluran sebagai bagian dari jasa mereka membutuhkan sebuah langganan dari pengguna akhir untuk mengakses saluran.

Sekarang ini, penyedia radio satelit utama adalah WorldSpace (Intl.), XM Radio & Sirius (A.S.). Karena sinyalnya memiliki hak cipta dan tidak-cocok satu sama lain, maka membutuhkan perlatan khusu untuk dekoding dan pemutaran. Mereka menawarkan saluran berita, cuaca, olah raga, dan musik.

May 6, 2007

High Definition Television (HDTV)

Filed under: Uncategorized

HDTV (High Definition Television)


Televisi muncul pertama kali dengan menyajikan gambar atau film yang hitam putih saja, kini televisi mampu menghasilkan gambar atau film yang lebih kaya warna dan ekspresif.
Modelnya pun berubah sesuai perkembangan jaman. Televisi layar cembung perlahan mulai digantikan model layar datar tipis yang tidak memakan banyak ruang dan dapat diletakkan di mana saja, bahkan ditempel di dinding sekalipun. Suara yang dihasilkan pun lebih menggelegar, sehingga nonton film di rumah pun serasa berada di bioskop. Kenyamanan saat menonton televisi pun semakin terpuaskan dengan adanya
High Definition Television (HDTV) atau televisi berdefinisi tinggi.

HDTV merupakan salah satu produk sistem teknologi baru,
maka pendefinisiannya secara baku masih sulit ditemukan.
Namun secara “trend” HDTV dapat diartikan sebagai
suatu sistem media komunikasi bergambar
dan atau bersuara dengan tingkat kualitas ketajaman gambar (resolusi) sangat tinggi,
hampir menyerupai “compactdisc” (CD).
TV Digital di sini bukan berarti pesawat TV-nya yang Digital,
melainkan lebih kepada sinyal yang dikirimkan adalah signal digital
atau mungkin yang lebih tepat adalah siaran digital (Digital Broadcasting).
Kelebihan signal digital dibanding analog adalah ketahanannya terhadap noise
dan kemudahannya untuk diperbaiki (recovery)
di penerima dengan kode koreksi error (error correction code).
Televisi digital juga menawarkan fitur interaktif
antara penonton dan stasiun televisi.
Untuk acara voting reality show misalnya,
pemirsa cukup dengan menekan satu tombol di remote control untuk memberikan suaranya.
Tidak seperti sekarang yang harus menggunakan jasa teknologi pihak ketiga,
baik SMS maupun telefon premium.

HDTV ini merupakan salah satu terobosan teknologi pertelevisian setelah munculnya televisi berwarna. Jenis televisi ini tampil dengan desain yang lebih ramping berikut layar yang lebarnya tidak lagi terbatas pada ukuran 29inci saja, tapi sudah mencapai 32inci, 37inci bahkan 40inci. Kalau layar televisi konvensional hanya memiliki 300.000 piksel, maka layar HDTV memiliki lebih dari 2 juta piksel. Ini membuat gambar bergerak menjadi lebih tajam dan lebih hidup. Ditambah lagi, jenis televisi ini mampu mereproduksi cahaya dan bayangan secara lebih sempurna melalui perbandingan kontras dinamis sampai dengan 8000:1. Sehingga gambar yang memiliki detail sangat kecil pun dapat dinikmati. Begitupun halnya dengan font huruf yang kecil, seperti pada judul ataupun subtitle, dapat terbaca jelas. Tayangan film action dan konser musik pun menjadi lebih seru dan hidup karena HDTV menghadirkan suara sekelas bioskop melalui format audio AC-3 yang menghasilkan surround sound.

April 11, 2007

PERKEMBANGAN 3G DAN DAMPAKNYA

Filed under: Uncategorized

PERKEMBANGAN 3G

Dewasa ini, kehadiran teknologi telepon selular generasi ketiga (3G) memberi peluang kepada seluruh masyarakat untuk mewujudkan impian-impian masa lalu terkait dengan cara berkomunikasi. Kita sebelumnya mungkin belum pernah membayangkan dapat berkomunikasi dengan seseorang yang terpisah jarak namun bisa merasakan seakan-akan dia hadir dekat dengan kita. Hal itu bisa terasa karena selain bisa mendengar suaranya juga bisa melihat wajah lawan bicara di layar ponsel.

Sebelum 3G akhirnya muncul, di era 1978 generasi pertama telepon bergerak yang menggunakan teknologi analog seperti AMPS (Advance Mobile Phone Service), Total Access Communications System (TACS) dan Nordic Mobile Telephone (NMT) mulai diperkenalkan. Teknologi mobile kemudian terus berkembang dengan hadirnya teknologi telepon selular generasi kedua (2G) lewat GSM (Global System for Mobile Communications) dan CDMA (Code Division Multiple Access). Keduanya memberikan layanan selangkah lebih maju dengan teknologi digital yang dimiliki dan kemampuannya mentransfer data. Kehadiran 2G kemudian diikuti oleh teknologi GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rates for GSM Evolution) yang memiliki kecepatan pengiriman data lebih baik. Barulah muncul teknologi telepon selular generasi ketiga (3G) yang mampu mentransfer suara, data dan gambar dalam kecepatan tinggi, hingga 2 Mbps (megabyte per second).

Terlepas dari sisi biaya yang belum diketahui besarnya dan berbagai aspek kesiapan masyarakat dalam implementasi layanan 3G, kemampuan yang dimiliki teknologi ini tentunya diharapkan mampu memberikan lebih banyak kemudahan dan efektivitas untuk berbagai sisi kehidupan masyarakat Indonesia. Namun demikian seperti kita pahami, setiap hal baru yang masuk ke masyarakat pasti membawa dampak atau perubahan sosial. Tak terkecuali dengan 3G. Keberadaannya di tanah air sudah barang tentu akan memberikan banyak implikasi di berbagai sektor kehidupan.

DAMPAK 3G

Seiring dengan berkembangnya teknologi 3G yang termasuk hal baru yang masuk ke masyarakat tentunya akan membawa dampak positif maupun negative atau perubahan social. Ini bisa dilihat dari bidang pendidikan, media dan hiburan, bisnis dan usaha, dan gaya hidup. Di bawah ini akan saya jelaskan secara rinci mengenai dampak di atas;

Bidang Pendidikan

Seperti yang kita ketahui kondisi pendidikan kita kini masih belum menggembirakan, dan bila kita cermati salah satu masalah pendidikan kita adalah kendala akses ke sumber informasimasih mahalnya harga buku – buku, ditambah keengganan sebagian besar masyarakat kita melangkah ke toko – toko buku dan perpustakaan diiringi dengan masih ribetnya mencari informasi di perpustakaan konvensional di tengarai menjadi penyebab hal tersebut. Selain Internet kehadiran 3G tentunya diharapkan dapat memberi alternatif solusi permasalahan akses ke sumber informasi ini. Contohnya, para pengguna ataupun pelanggan layanan ini ke depan akan memungkinkan untuk memilih berbagai e-book yang ditawarkan oleh berbagai content provider di manapun ia berada, selama lokasinya dalam jangkauan jaringan operator .

Tak hanya e-book, kanal 3G ini pun bisa dimanfaatkan untuk pendistribusian file audio maupun video bermuatan edukasi. Ke depan bukan tidak mungkin para pemain content membidik para ilmuwan maupun pakar nasional atau internasional untuk menjadi nara sumber layanan mereka, sehingga masyarakat bebas memilih jenis informasi dari nara sumber yang mereka inginkan.

Para pengelola konten pun bisa memanfaatkan teknologi ini untuk program-program kursus singkat. Adapun untuk kepentingan konsultasi ataupun media interaktif bersama nara sumber, mereka bisa memanfatkan fasilitas video call maupun video conference.

Kendati demikian, bagi dunia akademis maupun sekolah, kehadiran teknologi 3G ini berpotensi juga menimbulkan dampak negatif. Bila tidak diantisipasi, para siswa yang selama ini gemar menyontek dengan memanfaatkan fasilitas SMS, boleh jadi di masa depan cukup memperlihatkan lembar jawaban kepada temannya via kamera handset 3G. Bahkan para joki ujian masuk perguruan tinggi bersama timnya pun berpotensi memanfaatkan teknologi ini untuk memuluskan langkah mereka.

Media dan hiburan

Sebagaimana kita tahu, sebagian besar masyarakat kita adalah tipikal watching society. Hal ini terlihat dari kurangnya minat baca di negeri ini. Mereka cenderung lebih menyukai tontonan bukan bacaan. Kenyataan ini tentu akan dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis media maupun hiburan dalam memaksimalkan potensi yang dimiliki 3G.

Jaringan 3G yang memiliki bandwidth besar untuk lalu lintas data akan sangat memungkinkan bagi operator untuk menyediakan konten-konten berkapasitas besar, seperti konten-konten media dan hiburan sebagai salah satu layanan. Berbagai klip musik maupun MP3 diyakini akan membanjiri layanan 3G. Hal ini bahkan sudah dimulai dengan kehadiran fasilitas Ring Back Tone maupun Video Ring Tone. Kehadiran 3G juga akan memungkinkan para penggunanya untuk menikmati radio streaming maupun mobile TV, termasuk sinetron.

Bagi para jurnalis televisi, kehadiran 3G diharapkan akan membantu peliputan mereka. Karena lewat video call mereka bisa secepatnya melaporkan sebuah peristiwa ke kantor redaksi untuk ditayangkan segera.

Tak hanya TV dan Radio, media cetak pun bisa saja akan semakin banyak yang beralih ke media online, untuk membidik pasar ini. Para pelaku bisnis koran/ majalah tentunya harus berkompetisi dalam menyuguhkan berita maupun informasi yang aktual jika ingin konten mereka dipilih pelanggan.

Bisnis dan Usaha

Bagi para pebisnis, kehadiran 3G tentu akan semakin memudahkan mereka dalam mengambil keputusan. Pergerakan indeks saham maupun kurs dan didukung informasi dari pers yang bisa dipantau oleh mereka dari manapun akan membuat simpel pekerjaan mereka.

Begitu pun dalam membaca peluang bisnis atau memutuskan sebuah penawaran kerjasama. Para pengusaha tak perlu beranjak dari kursi mereka untuk melihat sebuah penawaran barang/ jasa dari sebuah perusahaan. Mereka cukup melihat barang yang ditawarkan lewat video call, atau minta dikirim detail via email.

Untuk kepentingan koordinasi pimpinan antar cabang, kalangan eksekutif perusahaan juga dapat memanfaatkan video conference, sehingga masing-masing individu dapat lebih mengefisiensikan waktunya. Mereka tak perlu berduyun-duyun pergi ke kantor pusat untuk sekedar koordinasi yang tidak mendesak.

Gaya Hidup

Bagi masyarakat kota metropolitan yang sudah akrab dengan kemacetan, kehadiran jaringan 3G akan membantu mereka untuk memilih jalan-jalan alternatif yang sedikit bebas macet. Hal itu terjadi karena operator lewat content provider bisa memberikan layanan video real time yang menayangkan situasi di jalan-jalan protocol.

Bagi sebagian orang, layanan seperti itu mungkin tidak terlalu aneh, karena sudah diberikan oleh salah satu operator di tanah air. Namun operator telekomunikasi dapat memberinya nilai tambah dengan menempatkan semacam line call center yang bisa membantu masyarakat mendapatkan saran jalan yang bebas macet. Yang menarik, bila selama ini kita hanya bisa mendengar suara saja di layanan call center seperti itu, ke depan tentunya kita pun bisa melihat wajah petugas layanan tersebut di layar ponsel.

Bagi remaja maupun para games mania, ke depan mereka akan lebih leluasa bermain game online, tak hanya lewat internet namun juga lewat ponsel, karena jaringan 3G memungkinkan untuk itu. Pun begitu bagi para peminat komik, mereka bisa mendapatkan komik dengan gambar berkualitas lewat layanan 3G.

Hadirnya 3G juga kemungkinan akan bisa mengubah secara perlahan-lahan kebiasaan cara menggunakan ponsel, yang tadinya menempel di telinga menjadi berbicara dengan menatap layar.

Kendati begitu, kehadiran 3G juga berpotensi memberikan ekses negatif terhadap gaya hidup, terutama bagi masyarakat perkotaan. Lewat layanan chat di jaringan 3G misalnya, para pelaku bisnis esek-esek perorangan ini akan lebih bebas bertransaksi dan berpromosi. Mereka bisa saja rela mempertontonkan tubuhnya lewat video call setelah meminta transfer dana kepada peminatnya terlebih dahulu.

April 4, 2007

Perubahan Teknologi Analog ke Digital

Filed under: Uncategorized
Seiring berjalannya waktu teknologi analog mengalami perubahan.
Beberapa contohnya adalah yang dahulu kita mendengarkan musik lewat radio,
sekarang kita bisa mendengarnya melalui MP3 / MP4.
Dahulu kita memotret dengan kamera tustel
sekarang kita dapat memotret dengan kamera digital yang lebih canggih.
Salah satu contoh yang akan saya bicarakan di sini
adalah perubahan TV analog ke TV digital.

TV analog adalah TV yang menerjemahkan sinyal menggunakan gelombang radio,
lalu pemancar TV akan mengirimkan gambar dan suara
melalui gelombang radio, dan akan diterima oleh antena di rumah,
lalu diterjemahkan menjadi gambar yang biasa kita tonton.
Sedangkan yang dimaksud TV digital,
yaitu sinyal yang digunakan adalah sinyal digital
yang dikirim melalui kabel dan satelit, juga menggunakan transmisi radio.

Perbedaannya, kalau pada teknologi analog gambar dan suara diubah menjadi gelombang radio,
maka teknologi digital mengkonversi suara dan gambar
menjadi data digital yang terdiri dari angka 1 dan 0.
Dengan teknologi digital ini, dalam gambar yang ditampilkan memiliki kualitas warna
yang lebih natural dan resolusi yang lebih baik,
tidak akan pecah atau turun kualitasnya
sekalipun gambar yang ditampilin mamakai layar yang besar.

HDTV (High Definition Television)
merupakan salah satu produk sistem teknologi baru,
maka pendefinisiannya secara baku masih sulit ditemukan.
Namun secara “trend” HDTV dapat diartikan sebagai
suatu sistem media komunikasi bergambar
dan atau bersuara dengan tingkat kualitas ketajaman gambar (resolusi) sangat tinggi,
hampir menyerupai “compactdisc” (CD).  
TV Digital di sini bukan berarti pesawat TV-nya yang Digital,
melainkan lebih kepada sinyal yang dikirimkan adalah signal digital
atau mungkin yang lebih tepat adalah siaran digital (Digital Broadcasting).
Kelebihan signal digital dibanding analog adalah ketahanannya terhadap noise
dan kemudahannya untuk diperbaiki (recovery)
di penerima dengan kode koreksi error (error correction code).
Televisi digital juga menawarkan fitur interaktif
antara penonton dan stasiun televisi.
Untuk acara voting reality show misalnya,
pemirsa cukup dengan menekan satu tombol di remote control untuk memberikan suaranya.
Tidak seperti sekarang yang harus menggunakan jasa teknologi pihak ketiga,
baik SMS maupun telefon premium.

Untuk di Indonesia saat ini tentunya tidak sembarangan TV
bisa menampilkan siaran TV yang menggunakan sinyal digital.
Selain harus memiliki TV yang sudah mendukung,
teknologi digital juga harus dilengkapi dengan receiver khusus
yang mampu nerjemahkan sinyal digital untuk ditampilin menjadi gambar dan suara.
Dan tidak hanya itu, tentunya butuh stasiun atau pemancar
yang mengirim sinyal TV digital buat bisa mengoptimalkan teknologi ini.  
Sejauh ini di Indonesia belum, perkecualian buat TV kabel.
Jadi jangan heran jika suatu saat
TV kesayangan yang biasa kita gunakan saat ini tiba-tiba
tidak bisa menerima sinyal dan yang muncul hanyalah layar bersemut.
Itulah saat dimana kita harus mengucapkan selamat tinggal pada TV analog,
karena sudah tidak bisa lagi mengolah sinyal digital
yang dipancarkan dan sudah saatnya harus diganti dengan
TV digital yang kualitasnya memang jauh lebih baik.
Momen dimulainya TV Digital ini menjadi momen terpenting
yang menandakan bahwa mulai saat ini data digital
akan menjadi “barang gratis” di udara,
bukan lagi barang hanya bisa dinikmati via TV cable
atau satelit yang harganya tentu tidak murah.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M